Log in

1 Mahasiswa USU Tewas, 1 Hilang

Ketinggian ombak laut Samudera Hindia Jumat (23/8) sekira pukul 10.30 WIB menghantam ODTW Tapak Tuan Tapa dan menyeret dua mahasiswa USU Medan yang berkunjung ke objek wisata itu. andalas|heriansyah putra Ketinggian ombak laut Samudera Hindia Jumat (23/8) sekira pukul 10.30 WIB menghantam ODTW Tapak Tuan Tapa dan menyeret dua mahasiswa USU Medan yang berkunjung ke objek wisata itu. andalas|heriansyah putra

Tapak Tuan Tapa Kembali Renggut Korban

Tapaktuan-andalas Keganasan ombak di Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Tapak Tuan Tapa, di Desa Hilir,  Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Jumat (23/8) kembali merenggut korban jiwa. Kali ini yang menjadi korban dua mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Kedua korban yang terseret ombak saat mengunjungi objek wisata Tapak Tuan Tapa adalah Antoni Marbun (23), asal Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut), dan Bonano Yogi Napitupulu (22), warga Abepura, Kota Jaya Pura, Provisi Papua.

May Fendry, ketua Satgas SAR Aceh Selatan membenarkan dua mahasiswa USU terseret ombak dan jatuh ke laut di lokasi objek wisata Tapak Tuan Tapa, Aceh Selatan, Jumat sekira pukul 09.30 WIB.

“Korban bernama Antoni Marbun, berhasil kami temukan namun telah menjadi mayat dan sekarang telah dievakuasi ke RSUD Dr Yulidin Away, Tapaktuan.  Sementara, korban Bonano Yogi Napitupulu, hingga kini belum ditemukan,” katanya kepada andalas Jumat petang di lokasi pencaharian.

Menurutnya, tim pencarian terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, TNI/Polri dan KPLP Tapaktuan serta dibantu masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Amatan andalas di lokasi kejadian, saat itu ombak laut cukup tinggi yang menghantam karang ODTW Tapak Tuan Tapa kira kira ketinggian mencapai 8-12 meter.

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber menyebutkan mahasiswa USU dari Fakultas Kehutanan mengunjungi Aceh Selatan dalam rangka observasi untuk kegiatan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) terkait rencana pemasangan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di kawasan TNGL wilayah Kecamatan Kluet Selatan.

Sementara itu, Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST didampingi beberapa perwira Polres melakukan peninjauan terhadap proses pencarian korban yang belum ditemukan di kawasan Gunung Lampu Tapaktuan.

“Kita minta perhatian serius dari Pemerintah Aceh Selatan dalam pengelolaan ODTW untuk bersikap tegas, jika ditutup, tutup total. Jika dibuka siapkan tenaga pemandu yang andal sebagai pendamping,” katanya kepada andalas di lokasi kejadian, kemarin.

Hal itu lanjutnya, guna kenyamanan dan keselamatan pengunjung ODTW tidak hanya di Tapak Tuan Tapa saja tempat lain juga begitu untuk meminimalisasi jatuhnya korban yang memang tidak dapat diprediksi, karena musibah merupakan ketentuan Allah SWT.

Di tempat yang sama Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin yang juga turun kelokasi memantau jalannya proses pencarian korban terseret ombak mengatakan. ODTW Tapak Tuan Tapa sulit untuk ditutup mengingat banyaknya orang luar yang berkunjung.

“Meskipun begitu kita akan persiapkan pemandu dan mewajibkan pengunjung menggunakan pemandu yang tahu persis waktu berkunjung yang aman dan menjunjung kearifan lokal,” terangnya.

Sekda yang didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Nyak Mansyur dan Kabid Kebencanaan BPBD Aceh Selatan Syaiful menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengupayakan pemandu tersebut. (HSP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px