Log in

Ujian Online PPDB SMA Dikebut, Peserta Kalang Kabut

an susulan online PPDB di SMAN 5 Medan. an susulan online PPDB di SMAN 5 Medan.

Hari Ini Hasil Ujian Diumumkan

Kekacauan sistem ujian online PPDB 2019 sudah berada di tingkat akut. Inilah kalau kegiatan tak di dahului sosialisasi dan uji coba. Semua langsung tancap gas, akibatnya anak-anak yang merasakan akibatnya.

Mungkin ini pertama kali terjadi di dunia pendidikan di Sumut. Ujian untuk melanjutkan ke tingkat menengah atas  (SMA) harus dilakukan di malam hari (pukul 19.00). Ini terjadi di SMA 17 Medan, SMA 1 Kabanjahe, SMA 1 Lubuk Pakam dan Kisaran.

Penyebabnya tak lain karena server (jaringan ) di Dinas Pendidikan Sumut tak konek hingga ke sekolah-sekolah yang mengadakan ujian PPDB secara online. "Manalah aku tahu itu. Tugasku hanya masalah ujian ini saja," kata Sekretaris PPDB Disdiksu Saut Aritonang kepada wartawan, Senin (17/6).

"Kalau masalah itu, kalian tanya pada bagian pengadaan," kata Saut lagi seperti buang badan. Sementara hari ini Selasa (18/6) pengumuman hasil ujian akan diumumkan. Meski tak mengerti masalah teknis, namun Saut mengerti apa penyebabnya. (seperti yang sudah diberitakan di media Sabtu 15/6 lalu) . Dikatakannya, server PPDB online di Disdiksu memang tak kuat menampung jumlah peserta yang akan ujian di sesi pertama, Jumat kemarin.

"Peserta yang ujian sesi pertama tercatat 1.200 orang. Ternyata servernya hanya mampu menampung 350- 400 peserta saja," jelas Saut. Jumlah tersebut, dari seluruh SMA yang menyelenggarakan ujian online dari seluruh Sumut . Total sekolah yang ikut ujian online sebanyak 59 sekolah tersebar dari Medan hingga Nias. Dengan jumlah peserta sebanyak 3.840 orang.

"Setelah ditemukan apa penyebabnya, maka dikurangilah jumlah ujian setiap sesinya. Yang semula sesi hanya berjumlah 4 sesi saja diperpanjang menjadi 15 sesi. Dengan ketentuan, setiap sesi mungkin 10 atau 20 orang saja yang ujian. Maka untuk Sabtu (15/6) dan Senin (17/6) dikebutlah ujiannya. Dengan jumlah soal 100 per mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA," jelas Saut.

Akibat dikebut seperti ini ini, peserta ujian yang kalang kabut. Ada yang tak tahu jadwal ujian, ada yang sekolahnya mati lampu, ada yang tak login, bahkan masih ada yang tak konek. Seperti yang terjadi di SMA 1 Medan, saat wawancara ini berlangsung, Saut Aritonang ditelepon oleh pihak SMA 1 menanyakan kenapa tak konek juga. Padahal menurut ketentuan, jika server antara sekolah dan Disdik Sumut tak terhubung juga selama 1 menit, maka pihak sekolah dapat menghubungi Disdik Sumut atau Kacabdis untuk langkah selanjutnya.

Namun ketika hal itu ditanyakan ke Saut Aritonang (saat itu Saut meloudspeker HP-nya ) sehingga wartawan mendengar bunyi percakapan itu. Saat ditanya seperti itu, lagi-lagi Saut mengatakan," maaf lah pak saya tak ada komentar soal itu. Tadi pagi SMAN 1 ada menghubungi kami dan tak ada masalah. Sekarang setelah saya kembali ke kantor (tadi Saut makan siang) baru ada masalah. Saya tak paham masalah itu pak," kata Saut.

Namun pihak SMAN 1 merasa tak puas atas jawaban Saut dan mengancam akan mengekposenya ke media. Saut hanya terdiam, setelah disuruh membuat berita acaranya dan menunggu perbaikan selanjutnya baru orang diseberang sana terdiam dan memutuskan hubungan telepon dengan Saut. Masalah itu tak terjadi di SMAN 1 saja, di SMAN 17 juga demikian. Kepala SMAN 17 N Simanungkalit sempat ditelepon Saut.

Maka untuk kasus seperti itu, bagi peserta yang tercecer (istilah Saut) seperti itu akan mengikuti ujian sesi 15 pukul 19.00 WIB. Kacaunya pelaksanaan ujian online ini, paling dirasakan oleh tim operator yang ada di Disdik Sumut. Demi lancarnya ujian, mereka rela bekerja hingga dini hari pukul 2. 00 WIB. Ini demi untuk menetapkan jadwal ujian peserta. Bagaimana mungkin anak-anak bisa melihat jadwal ujian kalau keluar pada pukul 02.00 dinihari. Itu sebabnya banyak peserta ujian datang pukul 10.00 ternyata ujian pukul 08 WIB. Meski di PPDB2019 provsu.go id mencantumkan dicek secara berkala.

Belum lagi banyaknya komplain dan pertanyaan yang masuk ke situs PPDB Disdik Sumut. Tapi tak satu pun dijawab atau ditanggapi karena memang tak ada petugasnya. Jika diserahkan ke tim operator mereka saja sudah kerepotan. Dengan tenaga 5 orang melayani 59 sekolah terasa masih kurang. Belum lagi kebutuhan makan minum yang tak tersedia. Mereka juga merasa, kerja sendiri tanpa ada yang perduli. (RIL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px