Log in

Harimau Mangsa Ternak di Tapsel


Padang Sidimpuan-andalas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah III Padang Sidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), Danramil 01/Batangtoru, Kapten Czi Pahlawan bersama warga memasang kamera trap di kawasan perkebunan Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, Kamis (28/11). Tindakan ini sebagai tindak lanjut dari adanya indikasi harimau dewasa yang memangsa ternak warga.

"Dari kondisi hewan ternak yang ditemukan, diindikasikan merupakan korban dari gigitan binatang buas harimau. Selain itu ada jejak tapak kaki yang ada di sekitar lokasi kejadian" kata Danramil.

Danramil 01/Batangtoru juga mengimbau agar warga di sekitar perkebunan Hapesang untuk berhati-hati saat beraktivitas di kebun.

Sementara itu, Kepala Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan, BBKSDA Sumut, Gunawan Alza menyatakan, lokasi kejadian berada di Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ada empat ekor ternak yang menjadi korban.

"Warga menemukan dua ekor sudah dalam keadaan mati, sedangkan dua lagi dalam keadaan sekarat, lalu disembelih," kata Gunawan.

Dia mengatakan, penyerangan harimau itu terjadi Selasa (26/11), namun laporan baru diterima Rabu (27/11). BBKSDA langsung mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan memasang kamera trap atau kamera jebak.

"Ditemukan jejak harimau, jejak besar. Harimau dewasa. Sejauh ini diperkirakan satu ekor," katanya.

Menindaklanjuti masalah ini, pihak BBKSDA bersama dengan unsur Koramil dan Polsek setempat, kini berupaya menenangkan masyarakat. Petugas meminta warga tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan.

"Kalau ke kebun jangan sendirian dan membuat bunyi-bunyian jika mencurigai keberadaan harimau," kata Gunawan.

Sebelumnya. sSeorang warga Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut, Abu Sali Hasibuan (63), ditemukan tewas mengenaskan, Jumat (17/5) dinihari. Dia diduga dimangsa harimau.

Berdasarkan informasi dihimpun, jasad Abu Sali ditemukan di areal kebun karet miliknya di kawasan Jembatan Bosi, Desa Siraisan. Dia dicari karena tidak pulang setelah berangkat ke kebun pada Kamis (16/5) pagi.

Saat ditemukan, jasad korban tidak utuh. Kepalanya terlepas dari badan. Dilihat dari lukanya, korban diduga kuat dimangsa harimau. Kawasan itu memang berdekatan dengan hutan Suaka Margasatwa (SM) Barumun yang menjadi habitat harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Beberapa hari kemudian, seorang warga Desa Pagaranbira, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) juga diterkam harimau, Minggu (25/5) malam. Korban diketahui bernama Faisal (45). Saat itu korban baru selesai berbuka puasa berjalan kaki dari rumahnya. Dia dikabarkan menuju kedai kopi.

Tiba-tiba ia diterkam dari arah belakang. Ia terluka parah di bagian leher dan belakang kepala. Warga yang mendengar teriakan korban datang kelokasi. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Sibuhuan untuk mendapatkan pertolongan. (INI/BBS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px