Log in

Ratusan Kader AMPG ‘Serbu’ Kantor Golkar


Jakarta – andalas Sejumlah massa yang berasal dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) “menyerbu” kantor DPP Partai Golkar, di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, untuk menyampaikan aspirasinya. Ratusan anggota AMPG mulai mendatangi kantor Golkar mulai pukul 14.00 WIB dengan berjalan kaki.

Mereka yang menggunakan atribut berwarna loreng kuning dengan membawa sejumlah poster bertuliskan "Kami semua pengurus DPP Partai Golkar meminta Ketua Umum menyelenggarakan pleno".

Terlihat sejumlah polisi pun bersiaga untuk menjaga. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi pun turut menerima massa yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum AMPG Bidang Pemuda dan Olahraga Nofel Saleh Hilabi.

Nofel Saleh Hilabi menyayangkan sikap DPP Partai Golkar yang seolah enggan menyerap aspirasi mereka. Padahal kata Nofel, tujuan kedatangan mereka ke kantor DPP hanya untuk mendorong mempercepat pelaksanaan rapat pleno.

“Tujuan hari ini, kita mau mendorong ketua umum melaksanakan pleno,” kata Nofel di depan Kantor DPP Partai Golkar, ?Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta? Barat, Kamis (22/8).

Ia menuturkan alasan mengapa pihaknya mendorong agar rapat pleno dilaksanakan karena semestinya rapat pleno dilakukan minimal dua bulan sekali. Tapi kenyataannya kata dia, sudah 8 bulan, tak pernah dilaksanakan pleno.

“Ini adalah keraguan kita, kenapa tidak dilaksanakan sedangkan pleno itu penting untuk membicarakan program Golkar ke depan,” ujarnya.

“Di sini adalah tempat wadah untuk berdiskusi dan berkoordinasi kenapa kok tidak dilaksanakan, dan ini kan rumah kami semua,” kata Nofel menambahkan.

Dirinya juga menyayangkan sikap Ketum Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk yang tak mau berdiskusi bersama dan justru malah meminta massa dari AMPG untuk membubarkan diri.

“Kami mau masuk bersama, duduk bersama tapi ketua umum dan sekjen membatasi kita untuk tidak masuk. Ini ada apa? ada apa dengan Golkar? Kok ketua umum sekarang bikin gaduh? Sedangkan kita tahu Pak Jokowi tidak suka dengan kegaduhan. Kenapa ditimbulkan oleh ketua umum sekarang?," keluhnya.

Massa AMPG hingga Kamis malam masih bertahan di DPP Partai Golkar. Pihak kepolisian pun masih melakukan penjagaan.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Wuryantono menjelaskan alasan pihaknya enggan membubarkan massa lantaran mereka tak menggelar aksi demonstrasi. Melainkan hanya meminta untuk masuk ke dalam DPP.

"Jadi dari pihak keamanan, Polri, ini sifatnya hanya mengamankan di antara kedua belah pihak, karena mereka ini adalah masalah internal di dalam internal Partai Golkar sendiri. Jadi untuk yang ada di luar DPP Golkar ini adalah mau masuk ke rumah sendiri. Jadi jangan sampai kita memihak, makanya tetap kita lakukan pengamanan supaya tidak ada keributan di antara kedua belah pihak," ujar Wuryanto di lokasi, Kamis (22/8).

Karena itulah, alasan Polisi tak bisa membubarkan. Lantaran mereka hanya menunggu kesepakatan antara kedua kubu tersebut.

"Artinya sampai mereka ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Karena ini bukan unjuk rasa. Karena ini hanya mereka pengin masuk, tetapi dari pihak yang ada di dalam tidak mengizinkan," jelas dia.

"(Mengganggu keamanan wilayah) Terkait mengganggu keamanan artinya kan mereka kan tidak bersifat anarkis, mereka dalam hal ini kondisi damai, kondusif, jadi kami juga mengamankan saja," tambahnya.

Selain itu, Wuryantono mengimbau agar permasalahan internal partai berlambang pohon beringin itu untuk cepat selesai.

"Artinya kalau mengimbau kita lakukan supaya mereka supaya menyelesaikan masalah internalnya. Jangan sampai kita melakukan, memihak kemudian kita berada di sebelah pihak makanya kita tetap standby untuk pengamanannya. Artinya kami sudah melakukan imbauan, tapi ya karena itu tadi. Ada masalah internal, ini kan ranah politik. Jangan sampai kita dari pihak kepolisian untuk ikut campur di ranah politik tersebut," tandasnya. (OKZ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px