Log in

APPSINDO Ancam Gugat Bawasko dan PD Pasar

Humas APPSINDO Dedy Hervisyahri  Humas APPSINDO Dedy Hervisyahri

Terkait Pembongkaran dan Penyegelan Kios Pedagang

Medan-andalas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Kota Medan mengancam menggugat Badan Pengawas Kota (Bawasko) Medan dan PD Pasar Medan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait wacana pembongkaran 75 kios pedagang di Lantai III Pusat Pasar Medan dan penyegelan belasan kios di Pasar Kampung Lalang yang suratnya ditandatangani Sekda Kota Medan Ir Wirya Alrahman MSi.

Humas APPSINDO Kota Medan Dedy Hervisyahri mengatakan hal itu kepada wartawan, Senin (13/5) sehubungan kedatangan Tim Bawasko Pemko Medan yang meninjau langsung keberadaan 75 kios di Lantai III Pusat Pasar Medan yang akan dibongkar.

"Dengan tindakan sewenang-wenang Bawasko Medan yang mewacanakan pembongkaran 75 kios di Lantai III Pusat Pasar Medan dan menyegel belasan kios di Pasar Kampung Lalang, APPSINDO segera melakukan gugatan terhadap Bawasko dan PD Pasar Kota Medan melalui PTUN," katanya.

Dedy menjelaskan, pembangunan 75 kios tersebut telah selesai. Bahkan sudah dua tahun dioperasionalkan pedagang yang mengantongi Surat Izin Tempat Berjualan (SITB) dari PD Pasar Kota Medan.

Pembangunan ke-75 kios itu diketahui oleh Sekda Medan semasa dijabat Ir Syaiful Bahri MSi karena berdasarkan permohonan pedagang kepada PD Pasar Kota Medan untuk menghidupkan Lantai III Pusat Pasar Medan yang kala itu tidak terawat, amburadul serta jorok.

"Sesuai Perda, Pasal 4 ayat tiga, jelas disebutkan Dirut PD Pasar dapat melaksanakan renovasi, perubahan peruntukan, dan penambahan kios dan melakukan rehabilitasi pasar-pasar dalam naungan Pemko Medan. Atas dasar itulah, pengerjaan pembangunan 75 kios di Lantai III Pusat Pasar Medan dilaksakan dan telah berjalan 2 tahun," jelas Dedy yang juga Ketua Presidium Garuda Merah Putih Sumut.

Dengan beroperasinya 75 kios di Lantai III Pusat Pasar Medan atas swadaya para pedagang itu, transaksi penjualan berjalan cukup lancar dan ramai. Bahkan operasional 75 kios ini telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai dari fee yang diterima Rp10 juta per kios yang artinya pendapatan yang diterima oleh pengelola sebesar Rp750 juta dan nilai retribusi tiap bulannya Rp50 juta.

"Belum lagi aset yang bertambah di Pusat Pasar, sehingga pemasukan itu menambah income pemerintah kota melalui pengelolaan PD Pasar, jadi di mana ruginya?," beber Dedy mempertanyakan.

Menurut Dedy, alasan yang dikemukakan pihak Bawasko Medan bahwa dalam pembangunan 75 kios itu melanggar fasilitas umum adalah sebuah narasi yang tidak objektif. Sementara keberadaan Pasar Sukaramai yang sudah dibangun serta kondisinya antara hidup dan mati sama sekali tidak menjadi perhatian Bawasko Medan.

“Malahan yang sudah ada dan berjalan menjadi alasan yang dibuat-buat dan tidak jelas karena diduga berdasarkan suka dan tidak suka saja kepada Dirut PD Pasar Medan,” tambahnya .

Parahnya lagi, sambungnya, Bawasko belum lama ini juga menyegel belasan kios di Pasar Kampung Lalang yang baru beroperasi. Ini suatu bukti nyata dan tidak fahamnya Bawasko Medan dalam menjalankan tupoksi-nya dan secara tidak langsung telah merugikan pedagang pemilik kios di Pasar Kampung Lalang.

Seharusnya yang menjadi eksekutor terhadap pengelolaan pasar dan melakukan penertiban adalah  PD Pasar setelah menerima masukan dan saran dari Bawasko. “Ini yang melakukan pengelakan (penyegelan) kios langsung Sekda Kota Medan seolah-oleh ada hubungan tidak harmonis antara Dirut PD Pasar Kota Medan dan Bawasko,” tegasnya.

APPSINDO Medan selaku wadah tempat penyaluran aspirasi pedagang di Kota Medan, terang Dedy, sangat menyesalkan sikap Bawasko dan meminta Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi lebih teliti dan cermat dalam mengambil keputusan sehingga tidak terjadi keresahan di pasar-pasar dalam naungan Pemko Medan.

Sebab, kata dia, sikap Bawasko Medan ini telah memicu keresahan di kalangan pedagang. Sementara masih banyak pasar di Medan yang dapat menciptakan pendapatan jika dikelola secara baik seperti Pasar Akik Sukaramai yang dikelola swasta, pasar liar di belakang Pusat Pasar Medan Jalan Bulan dan Jalan Veteran serta pasar liar di belakang Pasar Kampung Lalang, dan beberapa pasar lainnya. (GUS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px