Log in

Demo 22 Mei Ricuh, Pengusaha Kecewa


Jakarta-andalas Para pengusaha menyesalkan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang berakhir ricuh dan diwarnai aksi anarkis. Aksi berujung ricuh menjelang tengah malam kemarin hingga Rabu pagi dan kembali terjadi tadi malam.

Seperti diketahui, demonstrasi yang dilakukan pendukung pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi sebenarnya sudah berakhir damai malam kemarin. Namun, tiba-tiba muncul kelompok lain yang memanaskan suasana dan memantik kericuhan.

"Kalau nilai kerugian kami belum tahu. Tapi yang pasti kami menyesalkan karena mengarah ke anarkis," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani dalam buka puasa bersama Apindo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5).

"Sebetulnya, Pak Prabowo mengatakan akan menempuh jalur konstitusional, menggugat ke Mahkamah Konstitusi. Jadi, siapa yang menggerakkan orang-orang ini? Menurut saya harus diambil tindakan tegas oleh pihak berwajib," lanjutnya.

Kendati demikian, Hariyadi menegaskan, sejauh ini dunia usaha tidak terpengaruh kericuhan hari ini.  "Dari awal kita sangat confident dengan Pak Jokowi jadi Presiden. Tidak ada sesuatu yang membuat orang khawatir lalu setback," katanya.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta menilai pemerintah sudah menjalankan tugas dengan baik dalam mengatasi kericuhan.

"Bahwa mereka bertindak tegas. Sampai hari ini pun mereka akan mencoba mem-banned dari seluruh medsos-medsos yang memperkeruh suasana. Saya kira pemerintah berjalan on the track, sangat berani. Mungkin ada hal-hal politis yang dipertimbangkan yang mungkin mereka masih sungkan untuk melakukan, yaitu menindak siapapun yang menjadi biang dari keributan ini," ujar Tutum.

Menurut dia, apabila masalah ini tak diselesaikan dengan baik, maka beban pengusaha bertambah berat. Sebab, di tengah situasi global seperti sekarang, seyogianya semua pihak memperkuat perekonomian negara berbekal sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah.

Waspada Dampak Negatif

Aksi demonstrasi dan kericuhan yang terjadi di Jakarta membuat resah para pemangku kepentingan, tak terkecuali Menteri Keuangan Sri Mulyani. Terkait situasi ini, Sri Mulyani  berharap bisa segera diatasi dan keamanan ibu kota kembali terjaga.

"Kita berharap ini tidak akan lama, segera bisa diatasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat maupun ekonomi," ujarnya saat buka bersama dengan APINDO, Rabu (22/5).

Ia mengingatkan bahwa ini bulan Ramadan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri, di mana momen berkumpulnya keluarga dan menjadi pemicu positif kegiatan perekonomian. "Kalau terjai situasi seperti ini tentu akan mengurangi dampak positif kondisi Ramadan dan jelang Idul Fitri nantinya." Jika situasi ini dipicu oleh masalah Pemilu, Sri Mulyani berharap bisa diselesaikan lewat mekanisme yang sudah disediakan dan masyarakat untuk tetap tenang. (CNBC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px