Log in

Tanjung Balai-Asahan Ekspor Komoditas Pertanian ke Tujuh Negara

Wali Kota Tanjung Balai Syahrial bersama sejumlah pejabat terkait saat melepas ekspor komoditas pertanian ke sejumlah negara. Wali Kota Tanjung Balai Syahrial bersama sejumlah pejabat terkait saat melepas ekspor komoditas pertanian ke sejumlah negara.

Tanjung Balai-andalas Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial meminta kepada eksportir asal Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian, perikanan, dan komoditas unggulan lainnya, sehingga produk unggulan dua daerah itu bisa dikenal dan bisa bersaing dalam perdagangan internasional.

Hal tersebut dikatakan Syahrial saat melepas ekspor komoditas pertanian ke tujuh negara tujuan, di Kantor Karantina Pertanian Kelas I Tanjung Balai-Asahan (TBA), Jalan Perintis Kemerdekaan Km 9, Kabupaten Asahan, Senin (13/5).

Hadir dalam acara itu Kepala Badan Karantina Pertanian Ir Ali Jamil MP Phd, Kepala Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I TBA, Forkopimda Tanjung Balai, para ekportir dan instansi/stakeholder terkait lainnya. 

Syahrial mengatakan, Pemko Tanjung Balai sangat mengapresiasi dan mendukung Kementerian Pertanian khususnya melalui Balai Karantina Pertanian Kelas I TBA, atas penyediaan fasilitas ekspor di Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan.

"Semoga setiap tahun ekspor komoditas pertanian dan komoditas lainnya dapat meningkat, karena saat ini Kota Tanjung Balai telah memiliki Pelabuhan Teluk Nibung, yang menjadi salah satu pelabuhan terbaik di Sumatera Utara, dalam mendukung peningkatan sektor ekspor dan jasa," kata Syahrial.

Pemko Tanjung Balai, kata dia, juga terus berkomitmen mendukung para investor yang ingin berinvestasi di Kota Tanjung Balai. "Hari ini kita mulai dengan komoditas yang ada ini dan mempersiapkan dengan komoditas lainnya," ujar Syahrial.

Menurutnya pelepasan ekspor komoditas pertanian asal Tanjung Balai dan Asahan ini adalah momentum untuk peningkatan produksi komoditas unggulan yang memberikan kemudahan kepada pengusaha maupun stakeholder dalam melakukan ekspor.

Kepala Karantina Pertanian Kelas I TBA drh Bukhori memaparkan bahwa nilai ekspor komoditas olahan produk pertanian asal Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan setara dengan Rp7,024 miliar.

Ekspor yang dilakukan ini merupakan hasil produk PT Sintong Abadi dengan mengekspor Palm Kernel Sterin sebesar 234 ton yang akan diekspor ke Tiongkok, PT Harvard Cocopro mengekspor kelapa parut sebanyak 25 ton ke Felix Town Inggris. Kemudian PT Multimas Nabati Asahan mengekspor minyak sawit dan turunannya sebesar 492,25 ton ke Hungaria, UEA, Rusia, Syria.

Lalu, PT Nitra Laut Bahari mengekspor ubi jalar 17 ton, jeruk nipis 4 ton, sirsak 3 ton, dan kayu manis 6 ton, total 51 ton ke Malaysia. Sementara CV Gangaro Putri mengekspor lidi sawit sebesar 350 ton ke Pakistan dan CV Asia Global mengekspor domba 200 ekor ke Malaysia. "Dedi salah seorang pengusaha perorangan mengekspor madu sebesar 450 Kg ke Malaysia," papar Bukhori. (SB)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px