Log in

Pria di Aceh Ngamuk Cuma Diberi Sumbangan Rp1.000


Aksi sejumlah pria membentak pegawai Indomaret jadi sorotan publik setelah video yang merekam ulah mereka viral di jagad media sosial.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di Indomaret, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Para pria itu marah-marah membentaki kasir dan pegawai Indomaret karena geram hanya diberi Rp1.000 untuk permintaan sumbangan mereka.

Belum diketahui kapan kejadian berlangsung. Video tersebut saat ini viral dan menjadi perbincangan hangat netizen. Dalam video, seorang pria berbaju putih dan berpeci mendatangi perempuan yang merupakan kasir minimarket sambil marah. Dia tidak terima lantaran diberi sumbangan Rp 1.000. "Seribu ini kalian kasih pelecehan ini. Ini pelecehan ini, seribu kalian kasih sedekah bukan untuk kami," ujar pria tersebut.

Pria itu tidak sendiri. Dia datang dengan sejumlah orang. Beberapa kali terdengar seperti orang menggebrak meja. Bahkan diduga di antaranya ada yang mengacak-acak isi rak minimarket.

Sambil memegang koin seribu, si pria juga membandingkan sumbangan yang diterima dari pedagang sayur dan ikan. Menurutnya, masing-masing pedagang menyumbang Rp 100 ribu.

Si perempuan terlihat lebih banyak diam. Sesekali dia menjawab di tengah kemarahan pria tersebut. "Kita enggak tahu pak," ujar kasir perempuan.

"Ini pelecehan ini. Kalian cari untung saja di Matangkuli sini. Mending enggak dikasih, kalau Rp 1.000 yang dikasih. Ini kami meminta donasi yang kalian potong dari masyarakat, maunya kalian kasih seribu," ujar pria tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan ini sedang ditangani Kepolisian setempat. Sejumlah unsur masyarakat juga dilibatkan untuk menyelesaikan persoalan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Matangkuli, Iptu Sudiya Karya membenarkan peristiwa tersebut dan telah mengerahkan timnya untuk mengusut kejadian.

"Kita telah lakukan investigasi masalah ini (viral keributan soal sumbangan di Indomaret Matangkuli)," kata Iptu Sudiya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/5).

Pihak Polsek Matangkuli telah berdiskusi dengan camat dan tokoh agama setempat terkait masalah tersebut. Tokoh setempa memohon pihaknya tidak memperpanjang persoalan tersebut.

"Menyikapi kejadian ini kita masih menunggu laporan dari pihak Indomaret, sudah kita bicarakan dengan supervisor Indomaret Matangkuli," ujar Kapolsek Matangkuli.

Pihak Indomaret Matangkuli masih menunggu tim dari manager Indomaret yang ada di Medan untuk turun ke Matangkuli.
"Tindak lanjutnya kita tunggu besok (Minggu), jika mereka datang membuat laporan tetap kita tindaklanjuti," tutur Sudiya.

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai perilaku sekelompok orang itu tidak terpuji. "Namanya saja meminta sedekah pada orang lain, seberapa orang kasih. Tidak boleh begitu (marah-marah). Jangan dipaksa," kata Wakil Ketua MPU Aceh Teungku Faisal Ali kepada wartawan, Minggu (12/5).

"Itu kan juga bukan sedekah wajib. Itu (memaksa) perilaku yang tidak terpuji dan jangan dilakukan oleh orang Islam hal seperti itu," jelas pria yang akrab disapa Lem Faisal ini.

Menurutnya, karyawan minimarket tersebut hanya sebagai pekerja dan bukan pemilik. Seharusnya, jika perlu sumbangan dalam jumlah banyak, sekelompok pria itu meminta kepada pemilik minimarket.

"Orang kerja ini kan menjaga amanah. Apa yang dilakukan oleh kasir minimarket sudah tepat dan orang yang memaksakan orang minimarket itu perilaku yang tidak tepat, tidak boleh itu, dilarang itu dalam agama," ungkapnya. (CNNI/MC/DTC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px