Log in

Pria Ini Meninggal Saat Hendak Sembelih Sapi Kurban


Asep Hadad (51) meninggal akibat serangan jantung saat hendak menyembelih sapi kurban yang terbaring di hadapannya pada Idul Adha, Minggu (11/8), sekitar pukul 09.00 WIB. Keluarga menceritakan detik-detik tubuh Asep tersungkur, lalu tak sadarkan diri.

Momen terakhir Asep itu sempat terekam oleh kamera ponsel milik salah satu anaknya. Dalam video berdurasi satu menit itu, terlihat Asep berdiri dan menunduk, kemudian mendadak ambruk saat berusaha menjangkau sapi kurban milik keluarganya itu.

Sebelumnya, pihak keluarga tak menduga kejadian ini akan terjadi. Sebab, setelah takbiran semalam suntuk, Asep menjadi imam salat subuh di masjid dekat rumah dan beristirahat sebentar di kediamannya untuk persiapan salat Idul Adha.

"Bapak bermaafan dan bercanda dengan warga sekitar, orangnya memang humoris," ujar Fajar Lukmanul Hakim (22), anak kedua Asep, di kediaman almarhum, Kampung Sukarintih RT 4 RW 5, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (12/8).

Sepulangnya dari masjid, ujar Fajar, ayahnya kemudian mengajak main cucu pertamanya. Kondisi Asep masih tampak segar bugar. Setelah itu, masih sekitar rumahnya, Asep menjadi penjagal hewan kurban.

"Asalnya bapak enggak ada keluhan apa-apa. Tenaga bapak kuat. Sapi dijatuhin bapak sambil takbir, baru satu kaki yang diikat sambil mengucap takbir, bapak langsung jatuh," tutur Fajar. Didiagnosanya kena penyakit jantung, jadi bukan karena ditendang oleh sapi seperti yang beredar di media sosial.

Kejadian itu sempat membuat kepanikan, pihak keluarga pun segera membawa Asep yang tak sadarkan diri ke RSU Avicenna. Namun, nyawa Asep sudah tak tertolong ketika masuk ke ruang IGD. "Didiagnosanya kena penyakit jantung, jadi bukan karena ditendang oleh sapi seperti yang beredar di media sosial," ucapnya.

Semasa hidupnya, ayahnya merupakan sosok yang serba bisa. Mulai dari urusan otomotif hingga menyembelih hewan kurban. Asep pun dikenal sebagai tempat warga berkonsultasi jika ada masalah. "Alhamdulillah banyak warga yang menyalatkan," kata Fajar.

Desi (45), salah seorang tetangga korban, mengatakan prosesi penyembelihan hewan kurban sempat terhenti beberapa saat setelah kejadian. "Akhirnya ada yang membawa pak Asep ke RS, sebagian lagi di sini melanjutkan penyembelihan," katanya. Kemarin, jenazah Asep telah dikebumikan di pemakaman keluarga yang tak jauh dari kediamannya. "Pak Asep memiliki budi yang baik, tentu kami sangat kehilangan," katanya. (DTC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px