Logo
Print this page

Juara Tanpa 'Mahkota'


Mengumpulkan poin banyak (97) rupanya tidak cukup membantu Liverpool mengakhiri puasa gelarnya di Premier League. Sebab saingannya, Manchester City, meraih satu angka lebih banyak dari skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut.

Terakhir, Liverpool sukses membungkam Wolverhampton dalam laga pekan terakhir Premier League yang digelar pada hari Minggu (12/5) malam WIB. Dua gol dari Sadio Mane membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-0.

Selain mengoleksi poin sangat banyak, Liverpool juga menjadi tim dengan catatan kekalahan paling sedikit ketimbang tim lainnya. The Reds hanya sekali menderita kekalahan, sementara Manchester City empat kali mengalami kekalahan, di antaranya melawan tim gurem Crystal Palace, Wolves dan Newcastle United. Gawang Alisson Becker juga paling sedikit mengalami kebobolan, yaitu 22. Sementara gawang City, 23 gol.

Tak heran jika penjaga gawang Liverpool Alisson Becker terpilih sebagai Primer League Golden Glove Award alias kiper terbaik. Begitu juga bek Virgil van Dijk meraih suara terbanyak dan dinyatakan sebagai pemain terbaik Liga Primer musim ini. Belum cukup sampai di situ, dua penyerang andal The Reds, Mohamed Salah dan Sadio Mane juga sama-sama sebagai topskor bersama Pierre Aubameyang.

Dengan demikian, Liverpool sejatinya lebih layak menjadi jawara Liga Inggris musim ini. Bisa disebut The Reds merupakan juara tanpa mahkota. Gelar juara secara resmi boleh-boleh saja menjadi miliknya Sergio Augero dkk. Namun, di hati kalangan pecandu sepak bola sejati, sesungguhnya Liverpool lebih layak disebut sebagai juara, karena musim ini Trend Alexander Arnold dkk bermain dengan sangat ciamik dan paling enak ditonton.

Nah, berbanding terbalik dengan performa Mohammed Salah dkk yang apik dan selalu tampil agresif itu adalah apa yang dipertontonkan Manchester United. Keputusan manajemen klub menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih pada 2018 bisa disebut sebagai sebuah blunder besar. Pasalnya, selama berada di bawah besutan Mou, The Red Devils menjelma menjadi sebuah tim yang selalu tampil membosankan dan sering menerapkan taktik parkir bus yang bertolak belakang dengan filofosi MU, yang lebih mengedepankan permainan menyerang seperti dipertontonkan Liverpool selama ini.

Jebloknya prestasi MU tiga musim terakhir, termasuk pada tahun ini, bisa disebut sebagai buah kegagalan Mourinho. Pelatih saat ini Ole Gunnar Solksjaer mewarisi skuad peninggalan Mourinho, yang tidak memiliki mentalitas kuat untuk berjuang meraih kemenangan. Hancur leburnya MU, karena Mourinho tidak mampu membangun kebersamaan dan kekompakan di antara para pemainnya.

Sebaliknya, Liverpool meraih sukses musim ini, salah satunya melakukan comeback sensasional mempermalukan Barcelona dan dua kali beruntun masuk Liga Champions, merupakan hasil dari kerja keras pelatih Jurgen Klopp dalam membangun skuad yang tangguh. Dan yang terpenting, Klopp mampu menumbuhkan semangat kekeluargaan dan kekompakan di antara pemainnya.

Klopp memang baru sebatas memberikan juara tanpa mahkota bagi Liverpool. Namun, dari segi penguatan pondasi, Klopp sukses membawa Liverpool menjadi sebuah klub paling disegani saat ini. Dan, yang lebih penting lagi, para pemain The Reds selalu memiliki gairah tinggi di tengah lapangan dan tidak pernah menerapkan taktik negative football meraih kemenangan, seperti kerap dilakoni Mourinho.

Patut diingat, tolok ukur keberhasilan sebuah klub sepak bola tidak melulu raihan trofi. City, Muenchen, PSG, Juve boleh-boleh saja meraih gelar domestik. Tetapi, petinggi dan fans klub itu sesungguhnya lebih menginginkan raihan juara lebih bergengsi yaitu Liga Champions, yang kemungkinan besar justru akan menjadi milik Liverpool tahun ini. You'll never walk alone...(**)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com