Logo
Print this page

Diduga Korupsi, Kepdes Blangkuncir Ditahan Polisi

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Abdul Hamid didampinggi Kanit Tipikor memberikan keterangan. Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Abdul Hamid didampinggi Kanit Tipikor memberikan keterangan.

Gayo Lues-andalas Kepala Desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Latif Mat Sumi resmi ditahan pihak kepolisian sejak, Rabu (10/7) sekira pukul 17.30 WIB setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Latif diduga melakukan korupsi dana desa (APBKp) tahun anggaran 2016 hingga dilaporkan warga Desa ke Polres Gayo Lues pada April 2018 lalu.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid didampingi Kanit Tipikor Aipda Mursal mengatakan, Kepala Desa Blangkuncir resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk memudahkan penyidikan. Tersangka dikhawatirkan mengulanggi perbuatannya karena masih aktif menjabat kepala desa.

"Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Aceh, tersangka diduga menyalahgunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKp) Desa Blangkuncir tahun 2016. Dalam laporan hasil audit dalam rangka penghitungan kerugian Keuangan Negara tersebut, telah diuraikan adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 258.656.349," terangnya.

Sesuai penyidikan Polres Gayo Lues, dana APBKp yang dikelola kepala desa bermacam item diduga tidak sesuai semestinya, sehingga dilakukan audit.

"Dana APBKp yang dikelola Kepala Desa Blangkuncir tahun 2016 itu mencapai Rp 789 juta lebih, dengan kegiatan fisik diantaranya pembukaan jalan desa, pembangunan tapal batas, dan pembangunan beronjong. Sedangkan untuk non fisik adalah bidang pemerintahan desa, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Dalam proses penyelidikan hingga penyidikan sejak 2018 lalu, sebanyak 68 warga Desa Blangkuncir dimintai keterangan sebagai saksi, dan juga tim ahli dari Unsyiah Banda Aceh.

"Tersangka kita tahan selama 20 hari ke depan dulu. Kalau sudah lengkap, berkas langsung dilimpahkan ke kejaksaan, dan kami akan mengupayakan sebisa mungkin dalam waktu 20 hari berkas perkara lengkap," tukasnya.

Sementara, kuasa hukum tersangka, Sahmur, SH, MHum ditemui di Mapolres Gayo Lues mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan terhadap kliennya sudah sesuai dengan Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Saat ini Kepdes Blangkuncir dalam keadaan sehat, tetapi dia ada penyakit gulanya. Nanti kalau memang kumat, kami akan berupaya melakukan pembuatan surat penangguhan penahanan," tandasnya. (Nuar)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com