Log in

Korupsi Dana Desa, Kades dan Bendahara Tanah Bersih Sergai Diadili

Dua terdakwa korupsi Dana Desa diadili di PN Medan, Kamis (7/11). Dua terdakwa korupsi Dana Desa diadili di PN Medan, Kamis (7/11).

Medan-andalas Kepala Desa (Kades) Tanah Besih, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Darma Suardi, didakwa melakukan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2017.

Jaksa penuntut umum (JPU) Erwin Silaban menjelaskan, terdakwa bersama Muhammad Noor, selaku bendahara desa, telah melakukan pencairan dan menggunakan anggaran dana desa tanpa melibatkan tim pelaksana kegiatan (TPK).

"Terdakwa Darma Suardi dan Muhammad Noor juga tidak pernah melibatkan sekretaris desa dalam melakukan verifikasi pengajuan surat permintaan pembayaran (SPP) dalam pengelolaan dana Desa Tanah Besih sebesar Rp1.055.798.863," jelas jaksa di ruang sidang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (7/11).

Disebutkan jaksa, terdakwa menggunakan anggaran dana desa untuk berbagai kegiatan, seperti peningkatan jalan, belanja yang tidak dilengkapi bukti pertanggungjawaban serta belanja fiktif terhadap penyaluran dana desa kepada Bumdes.

"Berdasarkan hasil laporan penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp747.527.777. Uang tersebut digunakan terdakwa bukan untuk keperluan desa, melainkan kepentingan pribadi," sebutnya.

Namun, untuk rincian berapa uang yang dinikmati masing-masing kedua terdakwa dari total Rp747.527.777, belum diketahui. Kedua terdakwa juga belum mengembalikan kerugian keuangan negara.

Dalam berkas dakwaan lebih rinci disebutkan penggunaan dana desa diantaranya, penyaluran bantuan dana kegiatan Nomor 58/DDS/2017 dari Pemerintah Desa Tanah Besih kepada Bumdes TEGAR sebesar Rp382.000.000.

Tetapi bantuan tersebut tidak pernah diberikan kepada Bumdes TEGAR dan pada kenyataannya kwitansi dan Berita Acara Serah Terima (BAST) pemberian bantuan tersebut dibuat dan ditandatangani serta distempel sendiri oleh terdakwa Darma Suardi.

Kemudian, tidak dilaksanakannya kegiatan peningkatan Jalan dengan Lapisan Penetrasi Makadam dengan volume 450 x 3 meter dari Dusun IV sampai dengan Dusun III, sebesar Rp235.498.503.

Selanjutnya, terdapat belanja yang tidak dilengkapi dengan bukti pertanggungjawaban (SPJ), yang seluruhnya sebesar Rp130.029.274. Usai membacakan dakwaan, majelis hakim diketuai Azwardi Idris, menunda persidangan hingga pekan depan. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px