Log in

Pelaku Pembakaran Hotel Ditangguhkan Hakim, Korban Kecewa

 Rudolf Manurung ketika mendatangi Mapolda Sumut, Jumat (3/7) Rudolf Manurung ketika mendatangi Mapolda Sumut, Jumat (3/7)

Medan-andalas Ditemani keluarganya, Rudolf Manurung (55) mendatangi Mapolda Sumut, Jumat (3/7). Kepada kepolisian, korban penganiayaan dan pembakaran yang melibatkan oknum perwira polisi ini minta dukungan aparak kepolisian atas penangguhan penahanan terhadap tersangka, Rosmaida Boru Manurung, atas perintah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Balige.

Begitu juga Kompol RAH, personel Polda Sumut yang disebut akan menyusul mengajukan penangguhan penahanan. "Jadi, di sini kami bingung, kenapa tersangka (Rosmaida) bisa ditangguhkan hakim. Padahal,kasus ini jelas, pidana murni dan sangat mengancam jiwa saya sebagai korban," kata korban, Rudolf Manurung saat ditemui di depan Gedung Ditreskrimum Polda Sumut, Jumat (3/7).

Selain itu, lanjutnya, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga terkesan tidak transparan dalam kasus ini. Sebab, JPU tidak ada memberi kabar akurat terkait persidangan yang digelar pihak PN Balige.

"Awalnya kami sudah datang ke PN Balige. Tapi, kata jaksa kami disuruh pulang, tunda sidang katanya. Karena disuruh pulang, kamipun pulang. Tapi tiba-tiba, ketika kami dalam perjalanan pulang di kapal, kami dihubungi jaksa kalau tersangka sudah ditangguhkan hakim atas perintah hakim dalam sidang. Ada apa ini, jelas kami curiga," ungkapnya.

Atas penangguhan dia selaku korban sangat kecewa dengan sikap hakim maupun JPU sebagai wakil tuhan di negri ini. Apalagi, kasus ini salah satu atensi Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin. "Kecewa, sangat-sangat kecewa dalam hal ini, masa' wakil Tuhan begitu. Makanya saya datang ke Poldasu, agar Kapolda Sumut juga tahu kalau atensi beliau 'dipermainkan' hakim. Sekarang si Rosmaida ditangguhkan, nanti kabarnya oknum polisi itu juga akan menyusul ditangguhkan," kesalnya.

Untuk itu, dia berharap semoga hakim dapat mengkaji kembali penangguhan penahanan terhadap pelaku. Sebab, penangguhan penahanan itu sangat janggal dan terkesan berat sebelah.

Sebelumnya, personel Subdit III/Umum Polda Sumatera Utara meringkus seorang pria yang diduga kuat terlibat pembakaran rumah di tepi Danau Toba di Desa Lumban Manurung Kelurahan Tuktuk Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir pada Juni 2018.

Pria yang berstatus anggota Polisi aktif ini ditangkap di Provinsi Baru, Rabu (5/2). Selain mengamankan RHA, polisi juga sebelumnya menangkap teman wanitanya Rosmaida di Jakarta. Kini kasusnya sudah sampai ke Pengadilan Negeri (PN) Balige. Namun, keluarga korban kecewa karena terdakwa (Rosmaida) ditangguhkan hakim.(DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C