Log in

Menpora : Atlet ASG 2019 Harus Jadi Idola Baru


Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap para atlet muda yang berlaga di ASEAN Schools Games (ASG) 2019 bisa menjadi idola baru di masa mendatang.

"Saya minta profil mereka diangkat, dibuka, sehingga generasi milenial ini jadi idola baru yang berasal dari atlet yang sudah berjuang di level ASEAN," kata Menpora usai membuka ASG 2019 di Holy Stadium, Semarang, Kamis (18/7).

Di usia muda, kata dia, para atlet ini sudah berjuang untuk mengharumkan nama negaranya masing-masing. Di ASG 2019 mereka bertemu dan akan kembali berjumpa pada Olimpiade 2032.

Pesta olahraga ke-11 ini, lanjut dia, diharapkan menjadi satu ajang kebersamaan untuk saling menghargai. Sekitar 1.600 atlet remaja dari 10 negara dipastikan hadir dalam ASG 2019. Kejuaraan tahunan ini akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga.

Sedangkan Kontingen Indonesia di ASG berjumlah 250 orang terdiri dari 183 atlet, 38 pelatih, dan sembilan manajer serta 20 ofisial. Pemusatan latihan sudah digelar mulai 29 Juni sampai 16 Juli 2019.

Renang Rebut Dua Emas
Sementara itu, Indonesia berhasil merebut dua medali emas dari cabang renang melalui Adelia di nomor 50 meter gaya dada dan Farrel Armandio Tang dari nomor 200 meter gaya punggung ada final yang berlangsung di GOR Renang Jatidiri, Semarang, Jumat (19/7).

Adelia berhasil menjadi pemenang di laga final dengan catatan waktu 33,81 detik, sukses mengalahkan Thanya Angelyn Dela dari Filipina lewat keunggulan tipis dengan catatan waktu 33,82. Sementara medali perunggu direbut Phurichaya Junyamitr dengan 34,00 detik.

"Tidak menyangka bisa meraih emas pertama dari cabang renang, karena di penyisihan saya hanya berada di posisi keempat. Tapi, bangga akhirnya bisa memberi emas pertama untuk Indonesia," ucap Adelia.

Pada nomor lainnya, Indonesia berhasil merebut medali perak melalui Joe Aditya Wijaya Kurniawan melalui nomor 400 meter gaya bebas putra. Joe mencatatkan waktu 4 menit 02,89 detik dan kalah dari Khiew Hoe Yean (Malaysia) dengan catatan waktu 3 menit 59,94 detik. Perunggu menjadi milik Sarith Petchakul dengan 4 menit 04,34 detik.

"Saya sedikit kecewa karena sejak awal saya percaya diri bisa menang, apalagi sempat memimpin di 250 meter pertama. Tapi, saya akui lawan dari Malaysia tampil lebih bagus," ujar Joe.

Indonesia juga meraih tiga medali perunggu dari nomor 50 meter gaya dada putra lewat Andi Muhammad Nurriz, 400 meter gaya bebas putri dan100 meter gaya bebas melalui Prada Hanan Farmandi.

Sebelumnya Indonesia memastikan emas pertama lewat Dewa Radika Sya dari cabang atletik nomor 400 meter putra. Emas kedua dari cabang renang dipersembahkan Farrel dari nomor 200 meter gaya punggung. Dengan catatan waktu 2 menit 04,08 detik, Farrel berhasil mengalahkan Khew Hoe Yean (Malaysia) dengan 2 menit 08,01 detik dan Phillip Joaquin Sant (Filipina dengan 2 menit 09,30 detik. (CNN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px