Log in

KTP Wartawan 7 Bulan Tak Selesai


Medan-andalas Mhd Syahrial Mukmin Wartawan terbitan Medan warga Jalan Cinta Karya Kelurahan Sarirejo Kecamatan Medan Polonia keluhkan KTP yang belum selesai hingga 7 bulan. KTP wartawan dan anaknya ini diurus di Kantor Camat Medan Polonia pada 24 April 2019 lalu. "Saya sudah cuci darah 10 tahun sehingga aktifitas terbatas, namun sebagai warga negara yang baik saya berupaya agar administrasi negara seperti KTP kita urus segera. Tapi kinerja Pemko Medan ini luar biasa baik, sehingga KTP berbulan-bulan, bahkan ada yang lebih setahun tidak siap dengan alasan ngak ada blanko", sebut Syahrial usai melihat KTP di Kantor Camat Medan Polonia, Kamis (28/11) lalu.

Menurut Syahrial, pihaknya setiap bulan selama 7 bulan itu selalu  menanyakan apakah KTP sudah siap. Namun jawabanya selalu belum siap, dan cek lagi bulan depan tanpa ada kepastian kapan siapnya. "Sampai kapan kita terus datang tiap bulan, kebetulan kita perlu KTP sebagai bukti dan identitas kita sebagai warganegara. Kalau wartawan bisa dipersulit seperti ini bagaimana masyarakat biasa yang tidak punya relasi", ujarnya.

Syahrial menegaskan, 7 bulan bukan waktu singkat, dan bagaimana Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam kurun waktu itu tidak siap juga. Dia berharap pemerintah mengambil langkah cepat jangan sampai masalah blanko habis dijadilan ajang pungli. Syahrial mengaku ada pihak bisa menyelesaikan KTP dengan biaya Rp150.000 per KTP. Namun dia tidak mau mengambil tawaran ini karena melanggar hukum dan sudah terlanjur 7 bulan urus KTP gratis.

"Masak kita wartawan mau juga menyogok orang agar KTP cepat siap. Itu pidana menyogok dan yang disogok sama-sama masuk neraka. Kalau kita mau negara ini bagus semua harus berani bersih", tegasnya. Dia berharap Gubernur Sumatera Utara bisa mencari solusi bagi masyarakat Kota Medan yang juga masyarakat Sumatera Utara.Jangan sampai masalah KTP merupakan hak dasar Warga Negara Indonesia ini terabaikan.

"Malu kita kalau KTP aja tidak ada, padahal anggaran dari pemerintah sudah sangat besar. Saya curiga ada yang bermain dengan isu blanko kosong. Bisakah blanko kosong bertahun-tahun ? Apakah di negara ini sudah tidak ada lagi yang bisa buat blanko, jadi terus kosong", ujarnya. Syahrial mengaku pegawai kecamatan meminta dia untuk mengurus langsung ke Dinas Kependudukan dengan membawa surat pengantar dari Kantor Keamatan Medan Polonia. Namun tawaran itu dia tolak dengan alasan apa tugas pegawai kecamatan, jika setelah 7 bulan masyarakat harus mengurus sendiri ke Dinas Kependudukan Kota Medan.

"Masalah KTP tak siap ini bukan masalah saya sendiri, banyak yang mengeluhkan namun tidak berdaya dan hanya bisa pasrah. Karena itu, kita sangat berharap Bapak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bisa menjembatani kendala di Kota Medan. Jangan biarkan masyarakat yang kondisi ekonominya sulit saat ini semakin sengsara karena KTP tak kunjung selesai", tegas Syahrial. Sementara itu masa berlaku resi juga sudah habis karena berlaku enam bulan, semantara KTP tidak juga selesai. Jika demikian, masyarakat akan kesulitan untuk beraktifitas karena tidak memiliki bukti kependudukan.(RIL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px