Log in

Antisipasi Karhutla, Bupati Karo Minta Jajarannya Bentuk Posko

Bupati Karo Terkelin Brahmana dan sejumlah kepala daerah lainnya saat mengikuti rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut di Medan. Bupati Karo Terkelin Brahmana dan sejumlah kepala daerah lainnya saat mengikuti rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut di Medan.

Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta jajarannya mulai dari perangkat desa hingga dinas terkait meningkatkan kepekaan dan kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerahnya masing-masing dengan membentuk posko.

"Perangkat desa, camat hingga Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD harus bersinergi dan saling berkolaborasi di lapangan termasuk dengan pihak Polres Tanah Karo maupun Kodim 0205/TK. Lebih bagus mencegah daripada nanti kita berjibaku memadamkan. Ini harus dipahami semua pihak dengan mengedepankan rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Terkelin Brahmana di sela mengikuti rapat koordinasi toal Karhutla di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut di Medan, Jumat (20/9).

Menyinggung sejauh mana langkah-langkah antisipasi di lapangan yang sudah dilakukan Pemkab Karo, Terkelin mengaku, pihaknya belum menemukan spot titik kebakaran lahan dan hutan di daerah itu. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarkat agar tidak melakukan pembakaran atas pembukaan lahan.

“Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kita menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan,” kata Terkelin.

Menindaklanjuti Instruksi Presidan RI Nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Terkemin menyebutkan sudah memerintahkan instansi terkait dalam hal ini BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo untuk melakukan tindakan pencegahan di lapangan, khususnya di titik-titik rawan karhutla.

“Disamping itu Pemkab Karo dan Forkopimda juga sudah melakukan rapat koordinasi mengantisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Aula Kantor Bupati Karo pada tanggal 15 Agtustus 2019 lalu dan pembahasan rencana aksi daerah pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Karo pada 23 Agustus 2019 di Penatapan Sipiso-piso Tongging,” tuturnya.

Ketika disinggung titik-titik rawan Karhutla di Kabupaten Karo, Terkelin mengatakan, seputaran Gunung Sipiso-piso dan punggung perbukitan Danau Toba. Namun demikian di lokasi-lokasi lain yang jarang ada kebakaran hutan dan lahan juga sudah diwaspadai.

Bupati Karo mengaku, medan berbukit dan curam di seputaran punggung hutan pinus perbukitan Sipiso-piso, sangat menyulitkan usaha pemadaman, ditambah tiupan angin kencang dan kondisi lahan yang kering. “Untuk itu, kita lebih menekankan pentingnya kepekaan pencegahan dan kesiapsiagaan,” tutur Terkelin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo Lisma Br Ginting dan Kasi LHK Roma yang ikut mendampingi Bupati Karo, menuturkan melalui kesiapsiagaan BPBD Karo dan pihaknya sudah membuat himbauan melalui spanduk dan dipasang diseluruh 17 kecamatan se-Kabupaten Karo dan memasang di titik rawan kebakaran hutan dan lahan.

"Selain itu kita juga sudah melakukan sosialisasi langsung dengan masyarakat. Pelaku pembakaran hutan dan lahan diancam pidana hukuman maksimal 12 tahun penjara sesuai pasal 187 KUHP,” tegasnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px