Log in

Pengerjaan Drainase Jalan Provinsi di Madina Amburadul

Proyek pembangunan saluran drainase Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah-Muarasoma terlihat kurang pengawasan sehingga hasil pengerjaannya terlihat amburadul, Jumat (20/9). Proyek pembangunan saluran drainase Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah-Muarasoma terlihat kurang pengawasan sehingga hasil pengerjaannya terlihat amburadul, Jumat (20/9).

Madina-andalas Pembangunan saluran drainase Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah-Muarasoma tepatnya di titik batas Desa Sopo Tinjak dan Desa Bulusoma, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkesan dikerjakan tidak sesui bestek. Akibantnya, hasil pengerjaan proyek tersebut terlihat amburadul.

Kondisi itu terjadi disinyalir karea kurangnya pengawasan oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Provinsi Sumatera Utara. Dana pembangunan saluran drainase tersebut bersumber dari APBD Provinsi Sumut tahun 2019 sebesar Rp889.578.000.

"Jika kita lihat pengerjaan proyek drainase ini yang hasilnya amburadul, sangat jelas sekali karena kurangnya pengawasan dari TP4D Provinsi Sumut selaku tim pendamping, pengawal dalam pengawasan pengerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Lintas Jembatan Merah-Muarasoma," kata Bendahara Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Madina Syawaluddin kepada andalas, Jumat (20/9).

Syawaluddin mengaku, pihaknya telah melakukan investigasi ke lapangan. Hasilnya, proyek yang dikerjakan CV Ramiro dengan nomor dan tanggal kontrak 602/UPTJJ.KN-DBMBK/KPA/440/SP/2019 tanggal 16 Juli 2019, diduga kuat dikerjakan tidak sesui bestek.

"Maka agar tidak terjadi pembangunan yang asal jadi dan sia-sia dan dapat merugikan masyarakat dan keuangan negara, kita berharap pengawasan terhadap pengerjaan proyek ini lebih ditingkatkan serta ditinjauan kembali hasil pengerjaan yang telah ada sekarang," kata Syawaluddin.

TP4D Provinsi Sumut, lanjutnya, harusnya jangan hanya makan gaji buta saja. TP4D seharusnya juga rutin turun ke lapangan agar hasil pekerjaan pihak rekanan maksimal dan sesuai dengan apa yang direncanakan dan diharapkan pemerintah.

Kemudian, lanjutnya, jangan hanya tulisan saja yang tertera di papan informasi proyek, tapi turun dan tindak pihak rekanan yang disinyalir tidak melaksanakan pekerjaan sesuai Surat Perintak Kontrak kerja (SPK) agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia.

Dari pantauan andalas di lapangan, proyek pembanguan saluran drainase tersebut terlihat tidak sesuai bestek. Sebab, semen cor dinding saluran drainase hanya digantung dan ditempel serta diganjal. (JBL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px