Log in

Pilkada Madina 2020, Pasangan Idris-Imran Mendaftar di Menit Terakhir

Ketua tim khusus pasangan balon Bupati-Wakil Bupati Madina Idris-Imram, Dewi Budiati saat menyerahkan berkas syarat pencalonan jalur perseorangan kepada Ketua KPUD Madina Fadhilah Syarief di Aula Kantor KPU Madina, Minggu (23/2) malam. Ketua tim khusus pasangan balon Bupati-Wakil Bupati Madina Idris-Imram, Dewi Budiati saat menyerahkan berkas syarat pencalonan jalur perseorangan kepada Ketua KPUD Madina Fadhilah Syarief di Aula Kantor KPU Madina, Minggu (23/2) malam.

Madina-andalas Pasangan bakal calon Bupai dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Idris Lubis-Imran Khaitami Daulay akhirnya mendaftar melalui jalur perseorangan ke KPU Madina. Penyerahan berkas syarat minimal dukungan dilakunan pada menit-menit terakhir masa pendaftaran jalur perseorangan, Minggu (23/2) malam.

Pantauan andalas, rombongan tim pasangan bakal calon Idris-Imran tiba di Kantor KPU Madina Jalan Merdeka, Panyabungan sekitar Pukul 23.15 WIB atau di menit-menit terakhir habisnya waktu atau tahapan penyerahan berkas dukungan bakal pasangan calon perseorangan.

Tahapan penyerahan berkas syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Madina 2020 berlangsung sejak Kamis 19 Februari hingga berakhir Minggu 23 Februari 2020.

Ketua KPUD Madina Fadhilah Syarief SH yang menerima langsung rombongan tim penghubung pasangan bakal calon Bupati dan Waki Bupati, Madina Idris-Imran, menjelaskan bahwa jumlah dokumen syarat dukungan yang diserahkan tim pasangan bakal calon Idris-Imran sebanyak 25.942.

Sementara sesuai syarat yang harus dilengkapi bakal calon dari jalur perseorangan jumlahnya minimal 25.281. "Dokumen syarat dukungan ini akan diperiksa dan disesuaikan dengan data yang diinput di sistem informasi pencalonan (Silon). Kita juga akan mengeceknya di data hard copy. Mudah-mudahan semua dokumen yang diserahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami minta tim paslon supaya koperatif dan proaktif," pintanya.

Sementara itu, Ketua Tim khusus Paslon Idris-Imran, Dewi Budiati di sela penyerahan berkas, menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan berkas syarat dukungan dari Paslon Idris-Imran dilakukan pada menit-menit terakhir.

"Kami atas nama tim penghubung balon Idris-Imran mohon maaf karena penyerahan ini dilakukan di menit terakhir. Hal ini disebabkan geografis Kabupaten Madina yang luas dan jarak tempuh yang cukup jauh," jelas Dewi Budiati.

Sedangkan Kordinator Divisi Teknis KPU Madina Muhammad Ikhsan mengungkapkan, setelah Senin (24/2) Pukul 00.00 WWIB, KPU Madina memastikan hanya ada satu bakal  calon perseorangan yang menyerahkan berkas syarat dukungan ke KPU Madina untuk Pilkada Madina 2020.

"Penyerahan berkas ini merupakan bukti tahap awal dari beberapa proses penyelenggaraan dan tahapan paslon perseorangan. Selanjutnya kami akan melakukan penelitian dan verivikasi dokumen. Kalau nantinya ada yang tidak memenuhi syarat, maka akan kita buat ke matrix dan akan kita rekap, apakah dia tetap bertahan pada pernyataan dukungannya itu. Dan kemudian nantinya akan ada masa perbaikan," ujarnya. (JBL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px