Log in

Ngaku Polisi, Perampas Sepeda Motor Ditembak

  Satreskrim Polres Binjai saat membawa tersangka ke RSUD Djoelham Satreskrim Polres Binjai saat membawa tersangka ke RSUD Djoelham

Binjai-andalas Nasib apes dialami Rudi Prasetya alias Rudi (32) warga Jalan Rahmadsyah, Gang Cempaka, Kecamatan Medan Area. Akibat perbuatannya melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana, pria ini terpaksa diamankan Satreskrim Polres Binjai, Selasa (4/8) sore, sekira pukul 18.00 WIB.

Pria yang mengaku bekerja serabutan ini berhasil diamankan di Jalan Satria, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota. Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi dengan nomor : LP/ 537/ VIII/ 2020/SPKT C/ RES BINJAI, tanggal 4 Agustus 2020.

Sedangkan korbannya adalah Asyar (15) serta M Yusuf (15) keduanya Pelajar warga Gang sauh III, Lingkungan II Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat. Dari tangan tersangka, Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Yamaha N-MAX, Nopol BK 4959 RBE, 1 lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta 1 unit Handphone Nokia berwarna Biru.

Menurut Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, melalui Kasubbaghumas AKP Siswanto Ginting, adapun tindak pidana pencurian yang pernah dilakukan oleh tersangka diantaranya melakukan pencurian di Jalan Medan Baru. Dalam aksinya itu, tersangka berhasil menggondol 1 unit Sepeda Motor Honda Beat warna merah.

"Kejadian itu sekitar Bulan Juli 2020, Pukul 17.00 Wib. Ia bersama temannya yang bernama Dayat dan saat ini berstatus DPO," tegas Siswanto Ginting saat dikonfirmasi awak media, Rabu (5/8).

Tidak hanya itu, lanjut Siswanto Ginting, tersangka juga pernah melakukan tindak pidana pencurian di Jalan Medan Area. Dalam aksinya tersebut, ia berhasil menggondol 1 unit Sepeda Motor Honda Scoopy warna merah. "Kejadiannya sekitar bulan Mei 2020, Pukul 14.00 Wib. Ia juga bersama temannya yang bernama Dayat," urai Siswanto.

Kejadian berawal saat pelapor (Afiq Hakim) meminjam Sepeda Motor Yamaha N-MAX Nopol BK 4957 RBE dari ayahnya dengan alasan hendak dipakai ke Tanah Lapang Binjai.

Usai pelapor membawa Sepeda Motor tersebut, lalu ia terlebih dahulu singgah kerumah rekannya yang bernama Rehan Haikal (saksi) untuk selanjutnya pelapor dan saksi pergi ke Tanah Lapang Binjai dengan berboncengan. Dalam perjalanan ketempat yang dituju, tiba tiba pelapor dan saksi di hentikan oleh kedua pelaku yang mengendarai Sepeda Motor Honda Beat.

Setelah di hentikan, beber Siswanto Ginting, salah satu pelaku mengatakan kepada pelapor "Kalian tadi ada nabrak anak kecil ya, anak kecil itu anak Kapolres, kakinya patah".

Kemudian salah satu pelaku membawa pelapor dengan dibonceng ke arah Kelurahan Satria untuk menunjukkan anak yang di tabrak tersebut. Namun ternyata sampai di tempat yang dituju, pelapor diturunkan oleh pelaku dengan alasan menjemput anak yang tertabrak sepeda motor itu.

Siswanto Ginting menambahkan, saat pelapor hendak balik ke tempat, sepeda motor N-MAX nya ditinggalkan, ternyata salah satu pelaku berikut Sepeda Motor pelapor dan saksi sudah diamankan polisi. "Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 17.620.000,- (tujuh belah juta enam ratus dua puluh)," sambungnya.

Berdasarkan laporan dari pelapor, akhirnya Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizky Pratama beserta Kanit Pidum Iptu Hotdiatur Purba, mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa salah seorang tersangka yang diketahui bernama Rudi, sedang berada di Jalan Satria, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

Selanjutnya Kasat Reskrim Polres Binjai memerintahkan Kanit Pidum beserta anggota Opsnal Unit Pidum untuk melakukan penyelidikan di TKP dan melakukan penangkapan. Namun pada saat dibawa untuk menunjukkan TKP dan mengumpulkan barang bukti, tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga anggota opsnal melakukan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan.

Kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dan mengenai kaki sebelah kanan," ucap Perwira Polisi dengan pangkat tiga balok di pundaknya ini. Akibat lukanya tersebut, Ginting, tersangka akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Djoelham Binjai, untuk selanjutnya dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. (DED)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C